Ticker

6/Berita/ticker-posts

Advertisement

Responsive Advertisement

Prinsip-Prinsip Dasar Ilmu Sejarah



Hello Sobat Cerah Belajar.. sebelum memahami konsep sejarah menurut para ahli, mari lihat pengertian sejarah secara umum dibawah ini ya…

 Sejarah merupakan peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau yang sudah jelas terjadi dan bisa dibuktikan dari peninggalan-peninggalan yang masih ada saat ini sebagai sumber informasi. Secara bahasa, sejarah berasal dari bahasa Arab  yaitu kata shajarah – syajaratun yang berarti pohon. Sejarah dapat dimaknai sebagai pertumbuhan atau perkembangan dari sebuah pohon, yang mana sejarah menjadi akarnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sejarah dapat berarti asal-usul (keturunan) silsilah. Definisi kedua menyebutkan sejarah sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi di masa lampau.

Sejarah sendiri memiliki 3 aspek penting, yakni masa lampau, masa kini dan masa yang akan datang. Ketiganya akan terus berkesinambungan membentuk catatan peristiwa panjang untuk generasi yang akan datang sebagai bahan pembelajaran

Nah.. Bagaimana Sobat CeBe sudah mengerti kan pengertian Sejarah secara umum. Selanjutnya lihat pengertian Sejarah menurut para ahli sebagai berikut;

a. Herodotus mengungkapkan bahwa sejarah tidak berkembang ke depan dengan tujuan yang pasti, melainkan bergerak seperti lingkaran yang tinggi rendahnya dipengaruhi oleh keadaan manusia.



b. Ibnu Khaldun mengungkapkan bahwa sejarah sebagai catatan tentang umat manusia atau peradaban dunia; perubahan-perubahan yang terjadi dari watak manusia.

c. Muhammad Yamin mengungkapkan bahwa  sejarah sebuah  ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan bahan kenyataan.

d. Moh. Hatta Menyatakan bahwa sejarah dalam wujudnya memberikan pengertian tentang masa lampau. Sejarah bukan sekadar melahirkan kriteria dari kejadian di masa lalu sebagai masalah. Sejarah tidak sekedar kejadian masa lampau, tetapi pemahaman masa lampau yang didalamnya mengandung berbagai dinamika, mungkin berisi problematik pelajaran bagi manusia berikutnya.

e. Sartono Kartodirjo meemberikan pandangan tentang sejarah yang dibedakan menjadi dua bagian yaitu subjektif dan objektif. Dalam arti subjektif, sejarah merupakan sebuah kontruksi yang disusun penulis yang terdiri dari rangakaian fakta untuk menggambarkan gejala sejarah, baik proses maupun struktur. Sedangkan dalam arti objektif merujuk pada kejadian atau peristiwa itu sendiri.  

f. Taufik Abdullah: Pengertian sejarah menurut Taufik Abdullah adalah tindakan manusia dalam jangka waktu tertentu di masa lampau yang dilakukan di tempat tertentu.

g. Drs. Sidi Gazalba menyatakan bahwa sejarah adalah masa lalu manusia dan seputarnya yang disusun secara ilmiah dan lengkap meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan pemahaman tentang apa yang berlaku.

h. W.H. Walsh mengatakan bahwa  sejarah menitikberatkan pada pencatatan yang berarti dan penting saja bagi manusia. Catatan itu meliputi tindakan-tindakan dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga meurpakan cerita yang berarti.

i. Roeslan Abdulgani mengatakan  bahwa ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadian dengan maksud untuk kemudian menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya tersebut, untuk selanjutnya dijadikan perbendaharaan pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan sekarang serta arah proses masa depan.

Nah… Bagaimana Soba CeBe sudah gambalng ya,  semuanya sudah dijelaskan oleh para ahli mengenai pengetian sejarah yang dapat disimpulkan sebagai peristiwa masa lalu yang benar terjadi dan dapat dipertanggungjawabkan keberadaannya.

Sobat CeBe... Tahukah kamu siapa saja yang mampu membuat sejarah? Atau siapa sich pelaku sejarah itu? 

Pelaku sejarah adalah manusia. Hal ini karena manusia memiliki akal budi atau kesadaran untuk mengingat, merefleksikan serta belajar sehingga menjadi panduan hidupnya di masa kini dan masa depan. Akal budi atau kesadaran itulah yang memungkinkan terjadinya perubahan, kesinambungan, perkembangan bahkan pengulangan berbagai peristiwa.
Tahukah kamu siapa bapak sejarah dunia?
Ya benar, Bapak sejarah dunia adalah Herodotos, beliau adalah sejarawan Yunani Kuno yang lahir di Halikarnassos, Karia (Bodrum, Turki modern) dan hidup pada abad ke-5 SM (sekitar 484 SM - 425 SM). Dia disebut sebagai "Bapak Sejarah " karena ia adalah sejarawan pertama yang diketahui mengumpulkan bahan-bahan secara sistematis, menguji akurasi sampai batas tertentu, dan menyusun dalam bentuk narasi yang terstruktur secara jelas.  Historia adalah mahakarya sekaligus karyanya yang diketahui. Beliau merupakan "penyelidik” tentang sejarah Perang Yunani-Persia. Catatannya meliputi informasi geografi dan etnografi. 

Apakah perlu penelitian Sejarah?

Ya perlu, karena sejarah merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yaitu ilmu sejarah. Hal ini karena peristiwa sejarah terus bergerak ke masa kini dan masa depan, dan dalam proses itu senantiasa memengaruhi kehidupan manusia. dengan kata lain, peristiwa masa lalu terus bergerak secara dinamis.  

Sobat CeBe.. selain memiliki gerak yang dinamis dan tidak kaku. 
Sejarah juga memiliki ciri-ciri agar bisa dikatakan sebagai peristiwa sejarah seperti memiliki ciri-ciri;
a. Unik, hal ini karena peristiwa sejarah hanya terjadi satu kali dan tidak dapat terulang kembali (einmaligh). Peristiwa serupa yang terjadi pada masa lampau mungkin saja terjadi kembali pada masa depan. Namun, hal tersebut bukan pengulangan suatu peristiwa sebab peristiwa tersebut tidak terikat pada subjek dan objek yang sama.
b. Abadi,hal ini karena peristiwa yang sudah terjadi pada masa lampau akan tetap abadi sebagaimana peristiwa tersebut terjadi pada masa lalu. Peristiwa sejarah tidak akan berubah-ubah dan akan tetap dikenang selamanya.
c. Penting, maksudnya sebuah peristiwa disebut sejarah apabila peristiwa tersebut mempunyai arti dalam kehidupan manusia.

Begitulah pengertian Sejarah secara umum, menurut para ahli dan ciri-ciri sejarah itu sendiri. Bagaimana Sobat CeBe mudah dipahami kan bahwa dengan belajar sejarah secara dimensi kita seolah-olah berada masa lalu dan dengan mengetahui peristiwa sejarah dapat dijadikan pembelajaran bagi kita guna melangkah kehidupan yang akan datang.